Skip to main content

Menu Makanan Kelinci yang Baik dan Sehat

Di alam liar, kelinci bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri dengan makanan yang ada di sekitarnya. Asalkan masih ada rerumputan, biji-bijian dan umbi-umbian kelinci masih bisa bertahan hidup.

Berbeda dengan kelinci ternakan dan kelinci hias rumahan yang hidupnya di sekeliling kandang, kelangsungan hidupnya tergantung dari perawatan peternaknya.

Jenis makanan yang diberikan, komposisi dan mutu sangat mempengaruhi pertumbuhan, kesehatan dan perkembangbiakkan kelinci ternakan dan kelinci hias rumahan seperti kelinci anggora. Makanan yang diberikan tidak melulu harus rumpat dan sayuran hijau.

Selain hijauan, jenis makanan kelinci yang baik dan sehat yaitu Hay, biji-bijian, umbi-umbian dan pelet juga bisa diberikan sebagai makanan tambahan untuk kelinci.

#1 Sayuran Hijau

kelinci makan sayuran hijau
www.youtube.com

Sayuran hijau yang baik untuk kelinci diantaranya: kangkung, wortel, lobak, kol, daun singkong, sawi, daun turi, daun kembang sepatu, daun lamtoro, daun kacang panjang, daun ubi jalar, daun kacang tanah, batang jagung, talas, daun pepaya, rerumputan dan lainnya. Pastikan makanan hijau tersebut tidak mengandung pestisida.

Rumput lapangan yang bisa digunakan untuk pakan kelinci yaitu dari jenis rumput yang lunak seperti rumput jampang, kalamenta, cakar ayam dan grinting.

Rerumputan dan sayuran hijau harus dikeringkan terlebih dahulu sampai layu untuk mengurangi kadar air dan menghilangkan racun atau getah yang bisa membuat kelinci mencret atau kejang-kejang. Daya cerna kelinci terhadap makanan hijau tergolong rendah, jadi hijauan harus dilayukan dulu.

Proses pelayuan ini juga bertujuan untuk mempertinggi kadar serat kasar pada rerumputan dan sayuran. Hijauan bisa diberikan sekitar 60-80 %, sisanya konsentrat atau pakan kelinci buatan.

#2 Rumput Awetan atau Hay

kelinci makan hay
http://smallpetselect.com/

Makanan yang paling baik untuk kelinci adalah Hay. Hay merupakan rumput awetan yang dipotong tepat sebelum berbunga. Rumput kemudian dikeringkan bertahap supaya kandungan gizinya tidak rusak dan untuk mempertinggi kandungan serat kasarnya.

Untuk kelinci dewasa bisa diberikan timothy hay dan oat hay. Sedangkan untuk kelinci yang masih kecil bisa diberi makan berupa alfalfa hay. Rumput alfalfa tidak boleh diberikan kepada kelinci dewasa karena mengandung protein dan gula dengan kadar yang cukup tinggi.

Kelinci membutuhkan makanan yang berserat tinggi. Hay cukup penting bagi kelinci, bisa membantu mengatasi masalah pencernaan kelinci, mencegah terjadinya masalah hairball di usus dan Hay bisa mengurangi kemungkinan masalah gigi tongos pada kelinci.

Menempatkan hay atau pakan kelinci di salah satu sudut kotak kotoran akan mendorong kelinci untuk buang air di kotak kotoran yang sudah disediakan. Karena kelinci biasanya akan makan dan buang kotoran pada waktu yang hampir bersamaan.

Bagi peternak skala besar, Hay biasanya disimpan sebagai cadangan persediaan makanan di musim kemarau ketika rumput hijau segar susah didapatkan.

#3 Umbi-umbian

kelinci makan wortel
http://s.hswstatic.com/

Umbi-umbian seperti singkong, wortel, ganyong, uwi, ubi jalar, dan talas bisa diberikan untuk kelinci sebagai makanan tambahan. Pastikan umbi-umbian tersebut tidak mengandung pestisida.

Sebagai contohnya singkong, sebaiknya kamu jangan berikan singkong yang masih mentah, tapi rebus terlebih dahulu atau dikeringkan kemudian ditumbuk mejadi gaplek.

#4 Biji-bijian

kelinci makan biji bijian
emancipationacres.com

Biji-bijian seperti biji bunga matahari, padi, jagung, kedelai, kacang tanah, gandum dan kacang hijau berfungsi sebagai makanan penguat bagi kelinci, khususnya bagi kelinci yang sedang hamil atau meyusui.

Sebelum diberikan, biji ditumbuk atau digiling terlebih dahulu. Satu ekor kelinci bisa diberi 200-300 gram biji-bijian per hari.

#5 Konsentrat atau Pelet

pelet kelinci
id.priceaz.com

Pelet bagi kelinci berfungsi untuk meningkatkan nilai gizi dan mempermudah kita dalam penyediaan pakan. Pelet diberikan sebagai makanan tambahan saja atau penguat setelah hijauan dan Hay sebagai makanan utama. Pemberian pelet yang berlebihan bisa menyebabkan kegemukan pada kelinci dan akan mengganggu kesehatan kelinci.

Anda bisa membeli pelet dengan kandungan nutrisi tinggi di toko hewan peliharaan. Jangan salah memberikan pelet, pastikan pelet yang dibeli mengandung rumput atau Hay. Anda juga bisa membuat pelet sendiri menggunakan bahan baku berupa bungkil kedelai, tepung dedak, tepung jagung, hijauan dan mineral premik dengan komposisi yang tepat.

Contoh formula pelet kelinci buatan Asep Sutisna, Lembang :
– Bungkil kelapa 9%
– Premix 0.5%
– Bekatul 50%
– Rumput kering 20%
– Tepung jagung giling 10%
– Bungkil keledai 10%
– Arang aktif 0.5%

Contoh formula pelet kelinci buatan Chandika Rabbit :
Untuk kelinci dalam masa pertumbuhan,
– Jagung giling 62.5%
– Garam 1.5%
– Bungkil kedele 15%
– Tepung tulang 1%
– Dedak halus 20%

Untuk kelinci pedaging,
– Jagung giling 42%
– Garam 1.5%
– Bungkil kedele 25%
– Tepung tulang 1.5%
– Dedak halus 30%

#6 Komposisi Makanan Kelinci Yang Seimbang

makanan kelinci yang baik
http://smallpetselect.com/

Kelinci butuh asupan yang pas untuk mendukung pertumbuhannya dan mencegah kemungkinan munculnya penyakit pada kelinci. Kelinci yang dipelihara dengan baik dan komposisi makanan seimbang bisa hidup rata-rata 5 sampai 12 tahun.

Pola makan kelinci yang salah bisa membuat kelinci menderita penyakit cardiovaskular. Baca : Cara Merawat dan Memelihara Kelinci Dengan Baik dan Benar.

Jangan terus memberi makan kelinci dengan sayuran, pada dasarnya makanan utama kelinci adalah rumput atau Hay. Kebutuhan makan kelinci tiap harinya bervariasi tergantung ukuran besar kelinci.

Kelinci yang sedang hamil dan menyusui membutuhkan komposisi nutrisi yang lebih banyak daripada biasanya. Kelinci dewasa membutuhkan 120-189 gram pelet per ekor/ hari, sementara kelinci yang hami membutuhkan pelet lebih banyak 25-50 % dari kebutuhan normalnya.

#7 Jadwal Pemberian Makanan Kelinci

beternak kelinci pedaging rumahan
teknikbudidaya.com

Pemberian pakan kelinci harus teratur setiap harinya, terutama untuk kelinci ternak atau pedaging. Keteraturan pemberian makan kelinci harus lebih diperhatikan daripada frekuensi pemberiannya. Pemberian pakan yang teratur dan konsisten akan membantu pertumbuhan kelinci menjadi sehat dan terawat.

Pakan kelinci bisa diberikan 2-3 kali sehari. Kelinci dikenal sebagai binatang malam, sehingga volume pemberian makanan kelinci terbanyak bisa anda berikan pada sore atau malam hari.

Sekitar jam 8 pagi, kandang kelinci harus sudah dibersihkan, pastikan tidak ada kotoran yang menempel di lantai kandang kelinci. Untuk kandang kelinci skala besar seperti peternakan, pembersihan kandang bisa dilakukan satu kali dalam seminggu.

Jam 10 pagi, pemberian pakan pertama berupa biji-bijian yang sudah dilembutkan, umbi-umbian dan pelet.

Jam 1 siang, pemberian pakan berupa rumput segar atau hijauan lainnya. Volumenya sekitar 0.5 kg per satu ekor kelinci dewasa.

Jam 6 sore, pemberian pakan berupa rumput atau hijauan lainnya yang banyak mengandung serat kasar dengan volume 1 kg atau lebih per satu ekor kelinci dewasa. Pemberian pakan pada malam hari harus lebih banyak karena untuk memenuhi kebutuhan makan kelinci sepanjang malam.

Simpan pakan ditempat yang mudah untuk dijangkau kelinci. Penempatan pakan bisa disesuaikan dengan bentuk kandang kelinci.

4 thoughts on “Menu Makanan Kelinci yang Baik dan Sehat”

  1. Saya mau tanya, apakah hay yg baru dibeli harus dicuci atau dijemur terlebih dahulu? Saya baru beli hay kemudian malamnya saya berikan pada kelinci saya, dia sangat suka. Sampai jam 12 malam kelinci masih sehat, ketika jam 4 pagi kelinci kejang2 dan akhirnya mati. Apakah penyebabnya karena kelinci makan hay tersebut? Saya jadi takuy memberikan hay tersebut pada temannya yg masih hidup. Terimakasih….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *