Skip to main content

5 Fakta Menarik Tentang Bunga Wijaya Kusuma

Bunga Wijaya Kusuma saat ini sudah masuk dalam kategori bunga langka yang cukup sulit ditemukan. Karena kelangkaan tersebut, bunga ini dilindungi oleh suaka alam. Bunga dengan ciri fisik yang unik ini biasanya hidup di tepi pantai dan menempel pada karang besar.

Bunga Wijaya Kusuma akan mengeluarkan aroma semerbak wangi ketika mekar. Namun, akan sulit diprediksi kapan bunga ini mekar sempurna. Konon mitosnya, raja-raja di Indonesia yang akan naik tahta harus memetik Bunga Wijaya Kusuma dalam keadaan mekar. Dibalik mitos tersebut, ada fakta menarik tentang Wijaya Kusuma. Berikut liputannya.

1. Wijaya Kusuma Tanaman Asli Venezuela

wijaya kusuma asal venezuela
santriclumut.blogspot.com

Mungkin karena namanya yang mirip dengan nama Jawa, banyak orang mengira jika tanaman Wijaya Kusuma adalah tanaman asli Indonesia. Padahal tanaman ini berasal dari Amerika Selatan, tepatnya dari Venezuela dan Caribia.

Dari negaranya tersebut, tanaman Wijaya Kusuma kemudian dibawa oleh para pedagang China ke Indonesia pada jaman Majapahit. Setibanya di Indonesia, kemudian banyak dibudidayakan karena keunikan bentuk dan ciri morfologinya yang sangat unik.

Bunga ini mempunyai nama latin Epiphyllum anguliger berjenis kaktus, masuk pada divisi anthophita, bangsa opuntiales dan kelas dicotiledoneae. Karena Wijaya Kusuma masuk dalam famili kaktus, maka bisa hidup subur pada daerah sedang hingga tropis.

2. Bentuk Bunga Wijaya Kusuma

bentuk bunga hias wijaya kusuma
flonimal-nesia.blogspot.com

Batang tanaman Wijaya Kusuma berbentuk helaian daun keras dan mengecil dengan induk batang berbentuk silinder. Pada daun tersebut juga ditemukan lekukan-lekukan yang biasanya ditumbuhi tunas maupun bunga. Daun dapat tumbuh hingga 13-15 cm, sedangkan tinggi batang dapat mencapai 2-3 meter. Helaian daunnya sendiri berbentuk pipih serta berwarna hijau dengan permukaan daun halus tanpa duri tidak seperti kaktus-kaktus yang lain.

Adapun diameter bunganya adalah 10 cm, berwarna putih dan hanya mekar di malam hari. Bentuk buahnya bulat yang mempunyai warna merah dan mempunyai biji dengan warna hitam. Untuk pembiakkan biasanya dilakukan dengan penyetekkan ataupun biji.

3. Waktu Mekar Sulit Diprediksi

bunga hias wijaya kusuma
http://www.floristtaxonomy.com/

Seperti pada pembahasan sebelumnya, waktu mekar bunga ini sangat sulit ditentukan. Namun secara umum bunga dari tanaman yang masuk ke dalam keluarga kaktus-kaktusan ini mekar pada saat malam hari. Wangi yang semerbak akan keluar ketika Wijaya Kusuma mekar. Tidak beda jauh dengan bunga sedap malam.

4. Bunga Wijaya Kusuma Mampu Menyembuhkan Penyakit

manfaat bunga wijaya kusuma
tokopedia.net

Tanaman Wijaya Kusuma dipercaya mempunyai khasiat untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Bunga ini dapat meredam rasa sakit serta menetralisir pembekuan darah.

Selain itu, Bunga Wijaya Kusuma berperan penting dalam mempercepat penyembuhan luka abses. Caranya, tumbuk satu helai daun Wijaya Kusuma kemudian balurkan pada luka. Tutup dengan perban agar tidak terkontaminasi.

Selain itu, bunga dengan julukan Ratu Malam ini juga dapat mengobati bisul. Hanya dengan menempelkan bunganya pada bisul semalaman secara teratur.

Wijaya Kusuma juga bisa digunakan sebagai obat batuk, anti radang, serta pendarahan (hemostatis). Khasiat lain yang dapat diperoleh dari bunga ini yaitu mampu mengatasi tuberkolosis paru dengan batuk asma, batuk darah, dan muntah darah.

5. Mitos Bunga Wijaya Kusuma

fakta mitos bunga wijaya kusuma
flonimal-nesia.blogspot.com

Timbul mitos yang beredar di masyarakat mengenai mekarnya Wijaya Kusuma. Bila seseorang yang tanpa sengaja menyaksikan mekarnya bunga ini, maka orang tersebut akan mendapatkan kebaikan di hari berikutnya. Secara ilmiah, memang mitos ini tidak bisa diterima. Namun menurut beberapa kesaksian, kejadian mitos tentang mekarnya Wijaya Kusuma memang terbukti nyata.

Bunga Wijaya Kusuma termasuk dalam kategori bunga langka yang dilindungi, untuk itu pemanfaatan bunga ini harus dikurangi.

One thought on “5 Fakta Menarik Tentang Bunga Wijaya Kusuma”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *