Contoh Surat Paklaring untuk Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Agar bisa mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan, Anda harus memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya adalah surat parklaring. Apa itu Surat Paklaring dan seperti apa contoh surat parklaring untuk klaim BPKS Ketenagakerjaan? Untuk lebih jelasnya, simak saja ulasan lengkapnya berikut ini:

Contoh Surat Paklaring untuk Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Contoh Surat Paklaring untuk Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Surat Paklaring merupakan surat yang menerangan bahwa karyawan telah berhenti bekerja yang dibuat oleh perusahaan. Paklaring bisa digunakan untuk klaim pencairan BPJS Ketenagakerjaan, melamar pekerjaan, pengurusan NPWP, dan lain sebagainya.

Persyaratan Untuk Bisa Mengklaim BPJS Ketenagakerjaan

Jika Anda ingin mengklaim BPJS Ketenagakerjaan maka ada beberapa persyaratan yang perlu diketahui yaitu

  • Status Anda tidak sedang bekerja
  • Fotocopy dan Asli KTP
  • Fotocopy dan Asli kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • Fotocopy dan Asli Kartu Keluarga (KK)
  • Fotocopy dan Asli buku tabungan bank.
  • Fotocopy dan Asli Paklaring (surat keterangan berhenti bekerja)

Selain itu, untuk bisa mengajukan klaim BPJS Ketenagakerjaan tersebut juga harus dilakukan lewat situs resmi BPJS dan kemudian lakukan pendaftaran online e-klaim.

Seperti yang bisa dilihat dalam daftar persyaratan tersebut, bahwa diperlukan surat paklaring sebagai salah satu persyaratan yang wajib dipenuhi untuk bisa mengajukan klaim BPJS Ketenagakerjaan. Apa yang dimaksud dengan surat paklaring? Pada dasarnya surat paklaring itu adalah pernyataan tertulis dari pihak perusahaan yang memberikan keterangan bahwa Anda sudah berhenti bekerja.

Baca Juga:  Syarat dan Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Para Pekerja Mandiri

Sayangnya, cukup banyak orang yang surat paklaringnya tidak sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku dalam BPJS. Nah, seperti apa contoh surat paklaring untuk klaim BPJS Ketenagakerjaan itu? Simak saja contohnya di bawah ini:

PT Surya Terang Sejahtera

Ruko Andalas Utama Blok C26 No. 118

Jalan Raya Panglima Sudirman KM 4,2 Malang 65141

Telp. 0341 354 621 Fax. 0341 354 621 Mobile. 0887 932 7645

Website: www.suryaterangsejahtera.com

Email: info@suryaterangsejahtera.com

SURAT PAKLARING

No. : 09/HRD/XV/2021

Yang bertanda tangan di bawah ini:

  • Nama: Melissa Felicia Widjaja
  • Jabatan: Direktur PT Surya Terang Sejahtera

Menerangkan dengan sesungguhnya bahwa yang bersangkutan di bawah ini:

  • Nama: Agung Setiawan
  • Alamat: Jalan Letjend Soeprapto 711 Malang

Benar telah menjadi karyawan di PT Surya Terang Sejahtera terhitung sejak 24 Agustus 2015 sampai dengan 5 September 2021, dengan jabatan terakhir adalah Account Officer.

Saudara Agung Setiawan telah bekerja dengan dedikasi serta loyalitas tinggi kepada PT. Surya Terang Sejahtera dan selama menjadi karyawan, saudara Agung Setiawan tidak pernah terlibat dengan hal-hal negatif yang dapat membawa pengaruh buruk bagi perusahaan. Pada pernyataan ini kami jelaskan bahwa yang bersangkutan telah mengundurkan diri atas inisiatif pribadi.

Kami berterima kasih atas segala kinerja yang telah dilakukan oleh saudara Agung Setiawan. Semoga yang bersangkutan di masa yang akan datang bisa lebih sukses.

Demikian surat paklaring ini kami buat agar dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Malang, 7 September 2021

Direktur

 

Melissa Felicia Widjaja

Berdasarkan contoh surat paklaring untuk klaim BPJS Ketenagakerjaan di atas, maka bisa dilihat bahwa sebuah surat paklaring BPJS itu harus terdiri dari keterangan bahwa seseorang pernah bekerja di sebuah perusahaan lengkap dengan posisi, jabatan dan juga jangka waktu tertentu. Selain itu, dalam surat paklaring tersebut juga harus berisi masa kerja, mulai dari awal hingga akhir masa kerja dan harus pula telah dilegalisir oleh perusahaan.

Paklaring Perusahaan

Salah satu syarat utama seorang pekerja berhak mendapatkan surat paklaring setelah mengundurkan diri adalah masa kerja dari pekerja tersebut di sebuah perusahaan minimal sudah bekerja lebih dari setahun.

Perlu diingat, bahwa surat paklaring dinyatakan sah sebagai salah satu persyaratan klaim BPJS Ketenagakerjaan, jika tanggal berhenti kerja Anda di sebuah perusahaan sama dengan yang dilaporkan ke BPJS.

Klaim BPJS Ketenagakerjaan Ditolak

Ada banyak penyebab klaim pencairan BPJS Ketenagakerjaan ditolak, salah satunya adalah tidak mempunyai surat Paklaring. Cara mengatasi hal ini sangat mudah jika perusahaan masih ada. Yaitu dengan menghubungi bagian HRD perusahaan untuk dibuatkan surat paklaring. Namun apabila perusahaan sudah tutup/bangkrut bagaimana? Silahkan buat surat pernyataan yang menyatakan bahwa perusahaan anda telah tutup dengan tanda-tangan di atas materai.

Admin sendiri mengalami pengalaman klaim BPJS ditolak karena ada kekurangan tahun periode kerja di paklaring. Dalam sistem BPJS ketenagakerjaan, ternyata admin didaftarkan BPJS ketenagakerjaan 2 kali oleh perusahaan yang sama yaitu periode kerja pada bulan 06-2009 s.d. 09-2009 dan 04-2010 s.d. 12-2017. Sementara dalam surat paklaring dari perusahaan tersebut hanya ada keterangan periode 01-2010 s.d. 12-2017. Jadi ada kekurangan keterangan periode kerja pada bulan 06-2009 s.d. 09-2009. Cuma kurang informasi 3 bulan tapi menjadi sumber masalah klaim BPJS Ketenagakerjaan ditolak!

Setelah admin cek berkas lama, ternyata pendaftaran BPJS periode 06-2009 s.d. 09-2009 tersebut pada saat Admin masih menjadi karyawan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu). Untuk kasus ini solusi cara mengatasinya juga sangat mudah, yaitu cukup menyertakan surat keterangan PKWT pada tahun 2009 saja. Apabila surat PKWT tersebut hilang maka harus membuat surat paklaring baru dengan keterangan kerja dari bulan 06-2009 s.d. 09-2009.

klaim-bpjs-ketenagakerjaan-ditolak

Itulah informasi mengenai contoh surat paklaring dan bagaimana cara mengatasi klaim BPJS Ketenagakerjaan ditolak karena kekurangan paklaring. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang sedang mengajukan klaim BPJS Ketenagakerjaan.

Contoh Surat Paklaring untuk Klaim BPJS Ketenagakerjaan

-

Leave a Reply

Your email address will not be published.