Bagaimana Cara Daftar NPWP Online dan Syaratnya

Posted on

Halo sobat Alwib, memiliki NPWP saat ini sudah menjadi keharusan bagi setiap Wajib Pajak (WP) di Indonesia baik itu individu maupun badan usaha. NPWP sangat dibutuhkan untuk berbagai keperluan kependudukan, perpajakan, maupun kepemilikan harta. Namun apakah kalian sudah mengetahui bagaimana cara daftar NPWP online?

Oleh karena itu penting bagi WP untuk segera mendaftarkan diri mendapatkan NPWP. Saat ini pendaftaran NPWP bisa dilakukan dengan sangat mudah dan praktis secara online melalui situs resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Bagaimana Cara Daftar NPWP Online dan Syaratnya?

Bagaimana Cara Daftar NPWP Online dan Syaratnya?
Bagaimana Cara Daftar NPWP Online dan Syaratnya?

Pendaftaran NPWP secara online atau dikenal dengan istilah e-Registration ini memiliki banyak keuntungan dibandingkan pendaftaran secara manual ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Mulai dari prosesnya yang lebih singkat, biayanya murah bahkan gratis, hingga bisa diakses dari mana saja dan kapanpun selama 24 jam.

Nah, bagi Anda yang ingin segera memiliki NPWP, berikut ini adalah panduan lengkap bagaimana cara daftar NPWP secara online mulai dari persiapan, langkah pendaftaran, hingga tindak lanjut setelah mendaftar.

Apa itu NPWP?

NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor identitas yang diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan di Indonesia.

Beberapa hal penting terkait NPWP:

  • Pengertian NPWP:
    • NPWP merupakan kode identifikasi yang bersifat unik untuk mengenali data diri wajib pajak orang pribadi maupun badan usaha.
    • NPWP berfungsi sebagai tanda pengenal sah dan menjadi syarat melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan sesuai aturan yang berlaku.
  • Kegunaan dan Manfaat Memiliki NPWP:
    • Melaporkan dan menghitung pajak penghasilan yang terutang
    • Mengajukan restitusi kelebihan pembayaran pajak
    • Melakukan klaim kredit pajak
    • Persyaratan mengurus dokumen penting seperti KTP, SIM, passpor, akta jual beli properti, dan lainnya.
    • Registrasi onderneeming atau TDP bagi pelaku usaha
    • Pembuatan akun perbankan
    • Pendaftaran izin mendirikan bangunan (IMB)
  • Syarat dan Ketentuan Mendaftar NPWP:
    • Warga Negara Indonesia atau warga negara asing yang bertempat tinggal di Indonesia
    • Sudah berusia di atas 21 tahun atau sudah pernah menikah
    • Memiliki penghasilan di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)
    • Bagi pemohon NPWP badan, wajib melampirkan fotokopi akta pendirian perusahaan dan perubahannya.
Baca Juga:
Cara Unreg Regіstrasі Kartu Prabayar Semua Operator

Jadi dapat disimpulkan bahwa NPWP sangat penting dimiliki oleh wajib pajak di Indonesia agar dapat bagaimana cara daftar npwp online dan memenuhi kewajibannya sebagai warga negara yang baik.

Mengapa Perlu Daftar NPWP Secara Online?

Terdapat banyak keuntungan jika bagaimana cara daftar npwp online dibandingkan dengan mendaftar NPWP secara manual ke kantor pajak. Beberapa alasannya antara lain:

  • Lebih praktis, cepat dan mudah:
    • Pendaftaran dapat dilakukan melalui smartphone, laptop, atau PC yang terhubung internet.
    • Formulir dapat diisi dimana saja dan kapan saja selama 24/7.
    • Verifikasi dokumen lebih singkat yaitu 1×24 jam.
    • Lebih hemat biaya tidak perlu datang ke KPP.
  • Dapat diakses dari mana saja dan kapan saja:
    • Layanan e-Registration NPWP tersedia full time setiap hari selama 24 jam.
    • Akses situs pendaftaran online NPWP bisa lewat mana saja baik di rumah, kantor, warnet, dan lainnya.
  • Menghemat waktu dari harus antre di KPP:
    • Tidak perlu mengantre berjam-jam untuk pengambilan formulir dan penginputan data.
    • Proses permohonan NPWP jauh lebih singkat dan cepat dilayani.
    • Mengurangi resiko terkena virus karena berkumpul di tempat ramai.

Jadi sangat disarankan untuk mendaftar NPWP melalui website resmi online DJP agar lebih efisien.

Persiapan Sebelum Daftar NPWP Online

Sebelum membahas bagaimana cara daftar npwp online, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan agar prosesnya lancar, antara lain:

  • Menyiapkan KTP atau identitas diri lainnya:
    • KTP asli yang masih berlaku sebagai bukti identitas diri.
    • Jika tidak ada KTP bisa menggunakan SIM, paspor, akta lahir/nikah.
  • Menyiapkan NPWP pemotong pajak (jika ada):
    • Bagi yang sudah bekerja, siapkan NPWP perusahaan tempat anda bekerja.
    • NPWP ini nantinya digunakan untuk SPT Tahunan PPh Pasal 21.
  • Menyiapkan akun email yang valid:
    • Pastikan email yang didaftarkan aktif dan bisa diakses kapan saja.
    • Email sangat penting untuk verifikasi dan aktivasi NPWP online.
    • Gunakan email pribadi yang sering dicek, bukan email kantor.
  • Mempersiapkan data & berkas pendukung lainnya:
    • Pas foto terbaru berwarna latar belakang merah ukuran 2×3 cm.
    • Data perusahaan/usaha jika mendaftar NPWP badan usaha.
    • Berkas tambahan jika diperlukan seperti akta pendirian CV/PT.

Dengan persiapan yang matang, pendaftaran NPWP online bisa dilakukan dengan mudah dan tertib.

Cara Mendaftar e-Registration NPWP Online

Cara daftar e-Registration NPWP Online

Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk bagaimana cara daftar npwp online:

  • Akses laman pendaftaran online DJP:
    • Buka situs Direktorat Jenderal Pajak yaitu pajak.go.id
    • Pilih menu Pendaftaran NPWP atau sobat langsung buka situs khusus e-Registration berikut: ereg.pajak.go.id
    • Pilih opsi Daftar NPWP (Belum punya Akun?) dari pilihan yang tersedia
  • Isi data diri sesuai identitas yang ada:
    • Isi NIK sesuai nomor KTP
    • Isi nama lengkap sesuai identitas
    • Pilih jenis kelamin, status pernikahan
    • Isi tempat & tanggal lahir
  • Buat username dan password:
    • Buat username bebas dengan kombinasi huruf dan angka
    • Buat password minimal 8 digit kombinasi huruf, angka dan simbol.
  • Verifikasi melalui email:
    • Buka email yang didaftarkan dan klik link verifikasi
    • Log in menggunakan username dan password
  • Login dan lengkapi data perpajakan:
    • Pilih jenis pajak yang terdaftar
    • Lengkapi data pekerjaan, NPWP pemotong pajak, dll.
  • Cetak formulir elektronik sebagai tanda bukti pendaftaran
    • Cetak e-form hasil registrasi sebagai tanda terdaftar NPWP
Baca Juga:
Cara Melakukan Call Forwarding Atau Pengalihan Panggilan Dengan Mudah

Demikian panduan lengkap agar sukses bagaimana cara daftar npwp online.

Cara Melengkapi Data Setelah Daftar NPWP Online

Setelah sukses bagaimana cara daftar npwp online, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk melengkapi data NPWP:

  • Datang ke KPP terdekat untuk sidik jari dan tanda tangan:
    • Bawa formulir NPWP hasil registrasi online dan data pendukung.
    • Sidik jari dan tanda tangan penting untuk verifikasi data.
  • Mempersiapkan berkas-berkas tambahan jika diperlukan:
    • KTP/identitas asli
    • Pas foto terbaru
    • Surat NIKAH/cerai (jika status berbeda dengan KTP)
  • Mengaktifkan e-FIN untuk melaporkan SPT secara online:
    • e-FIN memudahkan pelaporan SPT Tahunan secara daring.
    • Aktivasi bisa dilakukan melalui Portal e-Filing atau aplikasi e-SPT.
    • Login menggunakan username & password NPWP yang sudah dibuat.
  • Melaporkan usaha dan pekerjaan:
    • Bagi pelaku usaha/pekerja bebas wajib melaporkan bidang usaha.
    • UMKM & profesi mandiri juga wajib melaporkan data usaha/pekerjaan.

Lengkapi data NPWP agar dapat dimanfaatkan dengan optimal dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Perbedaan NPWP Individu dan Badan Usaha

Terdapat perbedaan utama antara NPWP individu dan NPWP badan usaha:

  • NPWP individu untuk wajib pajak orang pribadi:
    • Digunakan oleh WP Orang Pribadi seperti karyawan, wiraswasta, profesional, dan lainnya.
    • Diajukan secara perseorangan dengan identitas kependudukan (KTP/Paspor).
    • Digunakan untuk menghitung dan melaporkan pajak penghasilan (PPh) WP OP.
  • NPWP badan usaha untuk badan usaha atau perusahaan:
    • Digunakan oleh WP Badan seperti PT, CV, firma, koperasi, yayasan, dan lainnya.
    • Diajukan dengan melampirkan akta/anggaran dasar pendirian badan usaha.
    • Digunakan WP Badan untuk melaporkan pajak-pajaknya.

Berikut ini adalah tabel perbedaan NPWP Individu dan NPWP Badan Usaha:

AspekNPWP IndividuNPWP Badan Usaha
Digunakan oleh– WP Orang Pribadi (karyawan, wiraswasta, profesional, dll)– WP Badan (PT, CV, Firma, Koperasi, Yayasan, dll)
Diajukan olehPerseorangan dengan identitas kependudukan (KTP/Paspor)Badan hukum/badan usaha dengan melampirkan akta pendirian badan usaha
KegunaanMelaporkan dan menghitung Pajak Penghasilan (PPh) WP Orang PribadiMelaporkan seluruh jenis pajak badan usaha
Contoh pajak terkait– PPh Pasal 21<br>- PPh Pasal 25/29– PPh Badan<br>- PPN<br>- Pajak lainnya
Cara pengajuanSecara online di situs e-Registration NPWPSecara online di situs e-Registration NPWP
Berkas pendukungIdentitas diri (KTP/SIM/Passpor)Akta pendirian badan usaha
Baca Juga:
Cara Membersihkan Lensa Kamera CCTV

Cara pengajuan NPWP individu dan NPWP badan usaha sama-sama bisa dilakukan secara online melalui situs e-Registration NPWP. Namun dokumen yang disiapkan sedikit berbeda sesuai jenis WP nya.

Biaya Pembuatan NPWP

Pendaftaran dan pembuatan NPWP secara online maupun manual tidak dipungut biaya apapun. Berikut rincian terkait biaya NPWP:

  • Gratis, tanpa dipungut biaya apapun
    • Pemerintah tidak memungut biaya pada saat penerbitan NPWP.
    • Tidak ada pungutan dalam bentuk apapun pada saat pendaftaran maupun pengambilan NPWP.
  • Hati-hati dengan calo
    • Waspadai oknum calo yang meminta pembayaran untuk mengurus NPWP.
    • Lapor ke kantor pajak terdekat jika menemukan permintaan pembayaran palsu.
  • Belum termasuk biaya pembuatan kartu NPWP
    • Apabila ingin dibuatkan kartu NPWP fisik, WP dapat menghubungi percetakan sandi negara.
    • Biaya pembuatan kartu NPWP sekitar Rp 25.000-50.000.

Jadi pastikan untuk mendaftarkan NPWP secara gratis melalui website e-Registration NPWP agar terhindar dari calo pungli.

Kesimpulan

Beberapa kesimpulan terkait bagaimana cara daftar npwp online adalah:

  • Daftar NPWP online sangat praktis dan cepat:
    • Lebih efisien tanpa harus antre di KPP
    • Prosesnya lebih singkat hanya butuh 24 jam
    • Aksesnya lebih mudah via daring kapan saja dan dimana saja
  • Lengkapi data setelah mendaftar untuk aktifasi NPWP:
    • Datang ke KPP untuk sidik jari dan tanda tangan
    • Mempersiapkan berkas tambahan yang diperlukan
    • Mengaktifkan e-FIN untuk pelaporan SPT online
  • NPWP penting untuk kewajiban perpajakan dan transaksi lainnya:
    • Syarat pelaporan dan penghitungan pajak
    • Dasar pengajuan restitusi pajak
    • Kelengkapan dokumen perbankan, kependudukan, dan kepemilikan properti.

Itulah pembahasan lengkap terkait cara daftar NPWP secara online beserta persiapan serta tindak lanjut pasca pendaftaran. Daftarkan NPWP Online segera agar kewajiban perpajakan Anda terpenuhi dengan baik!

Bagaimana Cara Daftar NPWP Online dan Syaratnya

-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *